Cara Memperbaiki Aki Kering yang Soak atau Rusak

3 min read

cara memperbaiki aki kering yang rusak

Ada dua jenis aki yang beredar di pasaran, yaitu aki basah (Conventional Accu) dan aki kering (Maintenance Free Accu). Kebanyakan kendaraan bermotor sekarang sudah menggunakan aki kering. Hal ini karena aki kering dinilai lebih banyak memiliki kelebihan. Salah satunya adalah kemudahan perawatannya.

Perawatan aki kering memang terbilang lebih mudah karena hanya perlu dicharger saja. Tapi sayangnya, hal ini malah membuat aki kering sering mengalami kerusakan. Salah satunya adalah aki soak atau aki yang sudah tidak bisa menyimpan energi listrik lagi. Faktor utamanya karena masa pakai yang sudah terlalu lama. Umumnya, 18-24 bulan.

Pada waktu tersebut aki kering akan mulai mengalami tanda-tanda menurunnya kemampuan dalam menyimpan energi listrik. Sehingga mobil akan susah distarter, lampu mobil yang redup hingga bunyi klakson yang serak. Lalu bagaimana solusi atau cara mengatasinya? Sobat oto tidak perlu khawatir karena pada kesempatan kali ini penulis akan berbagi mengenai cara memperbaiki aki kering.

Tapi sebelum itu, ada baiknya anda mengetahui terlebih dahulu komponen-komponen aki kering. Sehingga nanti tidak salah dalam mengambil tindakan. Karena saat memperbaikinya tentu akan berkaitan dengan komponen-komponen tersebut.

lihat juga:

Cara merawat aki yang benar agar tidak cepat soak 

Perbedaan Aki kering dan aki basa (kelebihan dan kekurangan)

komponen Aki Kering

Ada beberapa komponen atau bagian yang ada pada aki kering. 

    1. Box Aki

Box aki ini adalah wadah luar yang berbentuk kotak. Bagian ini berfungsi sebagai wadah dari komponen-komponen aki.

    1. Tutup Aki

Bagian yang satu ini berada di atas box aki. Fungsinya sebagai penutup lubang-lubang sel aki. Sehingga, komponen yang berada di dalam tidak tumpah, seperti air aki. Selain itu,  agar tidak mudah kemasukan benda-benda asing.

    1. Lubang Indokator Warna

Pada lubang indikator ini akan terdapat warna yang menunjukan kondisi aki. Warna hijau atau biru menunjukkan baik, warna putih artinya kekurangan stroom atau air dan warna merah artinya rusak.

    1. Pelat Logam

Di dalam aki terdapat dua jenis plat logam, yaitu plat positif (+) dan plat negatif (-). Pada plat positif dibuat dari logam timbel preoksida (PbO2). Sementara pelat negatif dibuat dari logam timbel (Pb)

    1. Separator

Separator ini berfungsi sebagai skat antara plat positif dan plat negatif agar tidak terjadi konsleting arus pendek.

    1. Sel Aki

Sel aki merupakan sebuah ruangan di dalam aki. Di dalamnya terdapat air aki, separator dan plat positif (+) dan negatif (-).

Siapkan Peralatan

Sebelum mulai memperbaikinya, maka siapkan terlebih dahulu peralatannya. Nah, berikut beberapa peralatan yang perlu disiapkan:

  1. Obeng, baik obeng minus dan obeng plus untuk membuka aki pada motor. Namun, jika pada mobil siapkan kunci pas berukuran sekitar 6mm dan 4mm.
  2. Cairan elektrolid atau air zuur. Usahakan membeli air zuur dengan kemasan botol yang memiliki corong. Ini untuk mempermudah saat memasukan air zuur ke dalam aki.
  3. Multi tester atau avo meter.
  4. Sealent untuk mencegah kebocoran.
  5. Sarung tangan.
  6. Kain lap.
  7. Gergaji besi dan solatip atau lem.

Cara Memperbaiki Aki Kering yang Soak

    1. Pastikan Kendaraan dalam Kondisi OFF

Pertama-tama pastikan kunci kontak dalam kondisi OFF atau kendaraan sedang berada dalam kondisi mati.

    1. Lepas Aki dari Kendaraan

Jika pada motor gunakan obeng plus untuk melepas aki dari kendaraan tapi jika pada mobil maka menggunakan kunci pas.

Nah, saat hendak melepas kabel kutub aki, pastikan untuk melepas dari kabel yang menghubungkan kutub negatif (-) terlebih dahulu. Tujuannya agar tidak terjadi percikan-percikan api saat terjadi gesekan pada proses pelepasan.

    1. Periksa Kondisi Aki

Selanjutnya, anda bisa cek terlebih dahulu berapa daya yang tersisa pada aki tersebut menggunakan multi tester atau avo meter. Kemungkinan, daya pasti berkurang dari jumlah sebenarnya. Pastikan pada langkah ini anda tahu cara menggunakan multi tester.

    1. Lepas Tutup Sel AKi

Jika sudah diketahui berapa dayanya, maka langkah selanjutnya adalah membuka tutup sel aki. Berbeda dengan aki basah yang tutup selnya bisa dibuka dengan mudah, tutup sel aki kering ditutup secara rapat dan bahkan harus dibuka secara paksa.

Anda akan membuka tutup sel aki menggunakan gergaji besi, namun jika tidak ada gergaji besi anda bisa menggunakan alternatif lain seperti pisau. Pastikan pada tahap ini anda berhati-hati.

    1. Periksa Kondisi Sel Aki

Jika sudah berhasil dibuka, maka langkah selanjutnya periksa daya pada setiap selnya menggunakan alat yang sama yaitu multi tester atau avo meter. Umumnya, setiap sel akan memiliki daya sebesar 2 Volt. Jika ada yang kurang atau bahkan semua sel memiliki daya kurang dari 2 Volt, maka anda perlu cari tahu apa penyebabnya.

Bisa jadi karena sel rusak atau karena sel kotor. Jika penyebabnya karena sel kotor maka anda hanya perlu membersihkannya saja mengunakan air hangat sehingga kotoran akan keluar.

    1. Menambahkan Air Zuur

Pada langkah ini, ada baiknya anda menggunakan sarung tangan. Hal ini untuk mengindari tetesan atau cipratan cairan elektrolid. Karena jika terkena kulit maka dapat menimbulkan gatal-gatal atau iritasi. Walaupun iritasi tersebut dapat diatasi dengan mencucinya menggunakan air bersih dan sabun tapi terkadang gatal-gatal tidak bisa langsung hilang.

Nah, setelah sudah memakai sarung tangan, anda bisa langsung menambahkan air zuur ke dalam sel-sel aki tapi tidak perlu banyak-banyak cukup hingga terlihat basah saja. Berbeda dengan aki basah yang memang mempunyai garis batas pengisian.

    1. Charger Aki

Setelah semua sel sudah dipastikan terisi dengan air zuur, maka langkah selanjutnya adalah mencharger aki. Selama proses charging jangan tutup sel aki, biarkan semua sel aki terbuka. Hal ini untuk menghindari panas berlebih yang bisa membuatnya aki konslet atau meledak.

Kurang lebih proses ini akan memakan waktu 3-12 Jam tergantung berapa kapasitas aki dan arus listrik pada charger yang digunakan.

    1. Pasang Tutup Sel Aki

Setelah aki sudah terisi penuh maka langkah selanjutnya, yaitu memasang tutup aki yang telah dibongkar. Pertama, oleskan sealent di setiap permukaan tutup sel aki. Kemudian, rekatkan. Terakhir agar lebih rapat dan kencang maka lem setiap ruas tutup seal aki atau pada bekas gergaji tadi.

    1. Pasang Kembali Aki Pada Kendaraan

Langkah selanjutnya adalah memasang kembali aki pada kendaraan. Alat yang digunakannya pun sama dengan waktu melepasnya. Tapi ada satu yang berbeda, saat memasang kabel kutub pasanglah terlebih dahulu kutub positif (+).

    1. Tes Aki

Jika sudah terpasang dengan baik maka langkah terakhir adalah mencobannya. Anda bisa mencobanya dengan menstarter mobil, menyalakan lampu atau klakson. Jika semuanya normal artinya cara memperbaiki aki kering yang soak berhasil dilakukan.

Referensi

  • https://bit.ly/32U2WCF
  • https://bit.ly/340Rzu2
  • https://bit.ly/32Vo7En

admin
2 min read

admin
2 min read

admin
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *